Produk & Stok โ†’ Produk Paket

Produk Paket

Gabungkan beberapa produk jadi satu harga paket โ€” stok isinya tetap terpotong sendiri-sendiri.

๐ŸŽProduk Paket

Produk Paket menggabungkan beberapa produk jadi satu harga jual. Contohnya "Paket Sembako" berisi 1 beras + 2 minyak + 1 gula yang dijual Rp120.000, padahal kalau dibeli satuan totalnya Rp135.000. Pelanggan melihat satu item di struk; stok tiap barang di dalamnya tetap berkurang sendiri-sendiri.

๐Ÿ’ก Paket bukan produk baru

Paket tidak punya stok sendiri. Yang dijual tetap produk aslinya โ€” paket hanya cara menjual beberapa produk sekaligus dengan satu harga. Jadi kamu tidak perlu menghitung ulang stok paket, dan tidak ada risiko stok paket beda dengan stok barangnya.

A. Membuat Paket

Form Tambah Paket โ€” kolom Nama Paket, Barcode Paket (opsional) dengan tombol Buat otomatis, Catatan, toggle Aktif di kasir, dan bagian Isi Paket
Form pembuatan paket
Halaman pilih produk untuk paket โ€” chip Kamera/Scanner/Manual, kolom cari produk atau barcode, daftar produk dengan stok
Pilih produk isi paket โ€” satu halaman penuh, sama seperti Stok Opname

Akses: Beranda โ†’ Produk โ†’ Produk Paket โ†’ tombol + di bawah.

  1. Nama Paket โ€” nama yang muncul di kasir dan struk, misalnya "Paket Hemat Ramadan".
  2. Harga Paket โ€” harga jual satu paket. Wajib diisi; kolomnya merah selama masih kosong.
  3. Tambah Produk โ€” pilih barang yang masuk paket. Halaman pemilihan produk sama seperti Stok Opname: ada pencarian, scan barcode, dan tampilan stok tiap produk.
  4. Atur jumlah tiap isi paket dengan tombol โˆ’ / +.
  5. Barcode Paket (opsional) โ€” kalau diisi, paket bisa langsung di-scan di kasir. Barcode ini tidak boleh sama dengan barcode produk lain.
  6. Tap Simpan.

Varian & satuan dipilih sekarang, bukan di kasir

Kalau produk yang kamu masukkan punya varian (mis. ukuran/warna) atau satuan grosir (dus/lusin), pilihannya ditentukan saat membuat paket. Ini disengaja: kasir tidak perlu memilih apa-apa lagi saat menjual, jadi antrean tidak tertahan dan isi paket selalu konsisten.

B. Membaca Kartu Paket

Daftar Produk Paket dengan tab Semua/Aktif/Nonaktif, kartu Paket Uji E2E berisi ringkasan 5 produk 59 pcs Terjual 5x, harga Rp132.500 dengan harga normal Rp165.500 dicoret dan badge Hemat Rp33.000
Daftar Produk Paket
Detail paket โ€” kartu ungu Harga Paket Rp132.500, harga normal Rp165.500 dicoret, badge Hemat Rp33.000, statistik Terjual 5x dan Status Aktif
Detail paket โ€” ringkasan harga & statistik

Di daftar Produk Paket, tiap kartu menampilkan:

  • Ringkasan isi โ€” mis. "5 produk ยท 59 pcs ยท Terjual 3x"
  • Harga paket (ungu) di samping harga normal dicoret
  • Badge "Hemat Rpโ€ฆ" โ€” selisih harga normal dengan harga paket
  • Badge "Isi hilang" (merah) โ€” muncul kalau ada produk isi paket yang sudah dihapus. Paket ini tidak bisa dijual sampai diperbaiki.

Tab Semua / Aktif / Nonaktif memisahkan paket yang sedang dijual dengan yang disimpan untuk nanti. Menonaktifkan paket (di halaman detail) menyembunyikannya dari kasir tanpa menghapus datanya โ€” cocok untuk paket musiman.

C. Menjual Paket di Kasir

Halaman Kasir dengan banner PAKET HEMAT di atas daftar produk, menampilkan Paket Uji E2E dengan harga paket dan badge hemat
Paket tampil di atas daftar produk di Kasir
Bottom sheet isi paket menampilkan daftar produk di dalam paket beserta jumlah dan harga, dengan tombol Tambah Paket di bawah
Tap kartu paket untuk melihat isinya sebelum menambahkan

Paket aktif muncul di bagian atas halaman Kasir, di atas daftar produk:

  • Kalau ada satu paket, tampil sebagai banner lebar selebar layar.
  • Kalau ada beberapa paket, tampil sebagai deretan kartu yang bisa digeser ke kanan.
  • Tap kartu paket untuk melihat isinya dulu, lalu Tambah Paket.
  • Kalau paket punya barcode, cukup scan seperti produk biasa.

Yang terjadi setelah dibayar:

  • Stok tiap produk di dalam paket otomatis berkurang sesuai jumlah isi paket (termasuk konversi satuan โ€” 1 dus = 40 pcs).
  • Harga paket dibagi proporsional ke tiap barang untuk perhitungan laba, sehingga laporan per produk tetap benar dan jumlahnya persis sama dengan harga paket.
  • Di struk, paket tampil sebagai satu baris dengan nama paket dan harganya โ€” isi paket tidak dirinci agar struk tidak kepanjangan.

Stok paket mengikuti stok isinya. Kalau salah satu isi paket habis, paket otomatis tidak bisa ditambahkan ke keranjang โ€” aplikasi memberi tahu produk mana yang kurang.

D. Paket di Pre-Order

Paket bisa dimasukkan ke Pre-Order seperti produk biasa. Di detail pesanan, paket tampil sebagai satu kartu ber-badge "Paket" dengan daftar isinya menjorok ke dalam.

  • Kalau pelanggan juga memesan produk yang sama di luar paket, keduanya tetap terpisah โ€” tidak tercampur jadi satu baris.
  • Isi paket tidak bisa diedit satuan di dalam pesanan, karena harga tiap isi adalah bagian dari harga paket. Untuk mengubahnya, hapus paket lalu tambahkan lagi.
  • Stok baru berkurang saat pesanan diselesaikan, bukan saat dibuat.

E. Retur Paket

Di halaman Riwayat โ†’ retur, paket ditampilkan lengkap dengan isinya supaya jelas apa saja yang ikut kembali.

Paket diretur utuh satu paket, tidak bisa sebagian isinya saja. Semua produk di dalamnya kembali ke stok sekaligus. Kalau pelanggan hanya mengembalikan sebagian barang, prosesnya lebih tepat sebagai retur produk satuan pada transaksi terpisah.

F. Laporan Penjualan Paket

Laporan Penjualan Paket dengan filter periode, dropdown Urutkan Omzet, dan kartu ringkasan Omzet Paket Rp409.500
Laporan Penjualan Paket

Akses: Laporan โ†’ Penjualan Paket. Laporan ini menjawab pertanyaan "paket saya untung atau justru rugi?"

  • Terjual โ€” berapa kali paket laku pada periode itu
  • Omzet & Keuntungan per paket
  • Hemat Pelanggan โ€” total selisih dari harga normal
  • Kontribusi Isi Paket โ€” barang mana di dalam paket yang paling banyak keluar

Kalau keuntungan paket tampil minus

Itu bukan salah hitung. Artinya harga paket yang kamu set lebih murah dari total harga modal isinya. Cek kembali harga beli tiap produk di dalam paket, lalu naikkan harga paket atau kurangi isinya. Angka minus di sini justru membantu menemukan paket yang merugikan sebelum terlanjur lama dijual.

Di Laporan Penjualan Per Produk dan Penjualan Detail, barang yang terjual lewat paket diberi penanda "dari paket" supaya kamu tahu penjualannya bukan dari pembelian satuan.

Tips Menyusun Paket

  • Pastikan harga beli terisi di semua produk isi paket. Kalau ada yang Rp0, laba paket akan terlihat jauh lebih besar dari kenyataan.
  • Gabungkan barang laris dengan barang lambat laku โ€” cara paling umum menghabiskan stok yang mengendap.
  • Cek Laporan Penjualan Paket tiap bulan. Paket yang tidak pernah laku lebih baik dinonaktifkan agar kasir tidak terganggu daftar panjang.
  • Hati-hati mengubah harga beli produk isi paket. Harga paket tidak ikut berubah otomatis, jadi marginnya bisa menipis diam-diam.